KALIPRAU MENJADI KAWASAN WISATA AGROMINA POLITAN

Penanaman 1000 Pohon Cemara Laut

 

 

???????????????????????????????

Pemalang (Reportase) – Dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional, Bupati Pemalang yang diwakili oleh wakil bupati Pemalang Agung Mukti Wibowo, ST menghadiri pelaksanaan penanaman 1 milyar pohon, di pesisir pantai desa Kaliprau kecamatan Ulujami kabupaten Pemalang, Jumat (12/12).Dalam Acara tersebut dihadiri pula oleh Kasdim 0711 Pemalang Mayor Inf. Supono, Kapolres Pemalang AKBP Dedi Wiratmo, S.I.K., Asisten I Setda Kabupaten Pemalang Rifky Jaya, Muspika Kecamatan Ulujami, Kepala desa se kecamatan Ululjami, dan masyarakat sekitar. Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 wib tersebut diawali dengan penanaman pohon cemara laut oleh wakil bupati Pemalang Agung Mukti Wibowo, ST diikuti oleh sejumlah tamu  undangan lainnya.

Dalam sambutan bupati yang dibacakan oleh wakil bupati, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon tersebut antara lain untuk meningkatkan sumber daya alam dan menjaga kelestarian alam, menjaga pesisir pantai agar tidak terjadi abrasi atau erosi laut. Dijelaskan juga bahwa pohon atau hutan adalah sebagai paru-paru dunia bagi kehidupan manusia di seluruh duniayang perlu dijaga. Dalam hal tersebut pemerintah kabupaten Pemalang akan mengurangi lahan kristis menjadi lahan yang produktif.

Sementara itu kepala desa kaliprau kecamatan Ulujami Pemalang, Casroni mengatakan bahwa dengan adanya pelaksanaan penanaman pohon tersebut pihak pemerintah desa kaliprau sangat setuju dan mendukung sepenuhnya. Hal tersebut dikarenakan selain sudah menjadi program desa kaliprau untuk melestarikan lingkungan yang bersih dan sehat, desa kaliprau dengan 3(tiga) desa lainnya yang sudah terintegrasi yaitu desa Kertosari, desa Blendung dan desa Ketapang sedang melaksanakan dan mengmbangkan mega proyek yaitu kawasan Agromina Megapolitan disepanjang pesisir pantai sepanjang kurang lebih 5 kilometer, yaitu mulai dari pantai desa kaliprau sampai dengan pantai desa Ketapang.

Dijelaskan juga bahwa penanaman 1000 buah pohon cemara laut di sepanjang pesisir pantai desa Kaliprau, selain sebagai pelestarian dan peningkatan sumber daya alam, kedepan pohon tersebut juga akan dimanfaatkan sebagai salah satu unggulan wisata laut yaitu sebagai kawasan hutan dan edukasi wisata keluarga di pantai desa Kaliprau.

“Khusus desa Kaliprau, wisata pantai yang akan kita bangun adalah wisata yang berbasis pendidikan dan keluarga, yang mudah-mudahan diarea ini akan kita fasilitasi dengan bumi perkemahan, outbond,wisata perahu, edukasi pengolahan sampah menjadi pupuk organik, penangkaran burung hantu dan masih banyak fasilitas lainnya,” kata Casroni

Lebih lanjut dijelaskan mengapa dibuatnya wisata berbasis pendidikan dan keluarga adalah, bahwa pemerintah desa ingin selain berbicara dan berpikir ekonomis namun kedepan generasi muda akan dapat bersikap santun dan mempunyai etika sesuai dengan adat ketimuran bangsa Indonesia.

“Dengan demikian, orang tua tidak akan segan membawa putra-putri  dan keluarganya ke wisata laut Kaliprau, karena tempatnya terbebas dari perbuatan yang melanggar norma adat ketimuran. Diharapkkan para pengunjung akan semakin banyak yang masuk sehingga dapat meningkatkan ekonomi  dan pendapatan masyakarat disekitar tempat pariwisata,” pungkasnya Casroni.(hp)

Pos ini dipublikasikan di daerah, Pemalang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s