Keluarga Korban Emosi, Pukul Pelaku Pembunuhan

SAM_0056

Pemalang (Reportase) – Reka ulang kasus pembunuhan di warung sebelah terminal Pemalang terhadap  2 (dua) orang  korban meninggal dunia, sempat ricuh karena keluarga korban ada yang emosi, bahkan sempat melayangkan pukulan dan tendangan kepada tersangka. Peristiwa yang terjadi di halaman Aula Polres Pemalang, Selasa (2/12) tersebut menjadi tegang pada saat polisi berusaha untuk mengamankan kejadian tersebut dan terjadi salah paham antara pihak keluarga korban dengan petugas kepolisian.  Adapun peristiwa keributan kecil tersebut terjadi ketika para tersangka digiring dengan penjagaan ketat oleh petugas dari satuan sabhara menuju ke ruang sel tahanan polres Pemalang seusai reka ulang.

Sementara itu reka ulang pembunuhan terhadap 2 orang korban yang meninggal dunia tersebut berjalan cukup lancar dari satu adegan ke adegan yang lain. Setidaknya ada 23 adegan  dalam reka ulang mulai dari para tersangka minum minuman keras sampai peristiwa pembunuhan tersebut terjadi.

Kapolres Pemalang AKBP Dedi Wiratmo, S.I.K. melalui Kasat Reskrim Polres Pemalang AKP Edi Purnamalillah,  menyampaikan bahwa diadakannya reka ulang tersebut dimaksudkan untuk membuat lebih terang suatu perbuatan dan peristiwa terhadap kasus pembunuhan tersebut.

“Dari reka ulang tadi kita lihat bahwa para tersangka memberikan keterangan seusuai dengan apa yang mereka katakan pada saat dimintai keterangan dalam penyidikan. Dan mereka mengakui semuanya serta sangat kooperatif, tidak mempersulit penyidikan,” jelas Edi kepada para wartawan.

Disampaikan juga bahwa atas kasus tersebut para tersangka akan dikenakan pasal Pasal 338 dan Pasal 170 KUHP yang ancaman hukumannya sampai 15 tahun hukuman penjara. Selain itu Polri juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya  atas peran serta masyarakat dalam memberikan informasi, peran pemda Pemalang  dan juga instansi terkait sehingga pengungkapan kasus tersebut tidak membutuhkan waktu yang lama.

“Termasuk para wartawan yang ada di sini, membantu menyampaikan himbauan-himbuan dari kami, sehingga dari keluarga para tersangka ada yang menyerahkan para tersangka ke polres, walau ada yang kami tangkap di rumahnya,” tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya,  Peristiwa hilangnya nyawa secara sia-sia tersebut terjadi di sebelah utara terminal Pemalang, Selasa( 11/11) di komplek lokalisasi Calam. Kedua korban meninggal adalah Soleman bin Karno (34) warga dukuh Gemelem Mulyoharjo Pemalang yang bekerja sebagai satpam terminal Pemalang dan Budi Setyawan bin Tarmudi (34)warga dukuh Gemelem Mulyoharjo Pemalang yang bekerja sebagai satpam pasar pagi Pemalang. Diketahui korban Soleman mengalami luka tusuk benda tajam  pada bagian dada sebelah kanan serta luka pada bagian belakang kepala akibat pukulan benda keras, sedangkan Budi Setyawan mengalami luka tusuk pada bagian dada sebelah kanan dan kiri.

Peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi pada sekitar pukul 01.00 wib saat Soleman dan Budi Setyawan (korban) beserta dua rekannya  selesai minum di warung milik Joni di komplek Calam dan bermaksud untuk pulang. Saat berjalan melewati depan warung Warmo, tiba-tiba seseorang bernama Siswandi alias Sicus warga Pelutan yang telah minum miras dan sedang tiduran di depan warung merasa terganggu dan menuduh Soleman dan Budi Setyawan  yang telah mengganggu. Kemudian Sicus  menarik kedua orang tersebut ke dalam warung, dan berusaha menghasut teman-temanya yang masih pesta miras. Tanpa menunggu lama Sicus dan tujuh rekanya beramai-ramai mengeroyok dan menganiaya Soleman dan Budi Setyawan dengan alat senjata tajam dan botol miras, hingga berakibat Soleman mengalami beberapa luka tusuk benda tajam dan luka-luka di kaki kanan dan kiri, dan meninggal dunia di TKP,sedangkan Budi Setyawan mengalami luka serius akibat beberapa tusukan di dada kanan dan kiri, kemudian meninggal dunia di Rumah Sakit sesaat setelah mendapatkan perawatan medis. (hp)

Pos ini dipublikasikan di daerah, Hukum, Pemalang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s