Dua Satpam Tewas Dikeroyok Dan Dianiaya

Dua tersangka yang berhasil ditangkap oleh petugas, sedang dimintai keterangan oleh Kapolres Pemalang (foto:Reportase)

Dua tersangka yang berhasil ditangkap oleh petugas, sedang dimintai keterangan oleh Kapolres Pemalang (foto:Reportase)

Pemalang (Reportase) – Akibat menenggak minuman keras dua nyawa melayang. Peristiwa hilangnya nyawa secara sia-sia tersebut terjadi di sebelah utara terminal Pemalang, Selasa( 11/11) di komplek lokalisasi Calam. Kedua korban meninggal adalah Soleman bin Karno (34) warga dukuh Gemelem Mulyoharjo Pemalang yang bekerja sebagai satpam terminal Pemalang dan Budi Setyawan bin Tarmudi (34)warga dukuh Gemelem Mulyoharjo Pemalang yang bekerja sebagai satpam pasar pagi Pemalang. Kedua jenazah sudah dibawa ke RS Dr. M. Ashari Pemalang  untuk dilakukan otopsi dari Tim Forensik Kedokteran polda Jateng. Diketahui korban Soleman mengalami luka tusuk benda tajam  pada bagian dada sebelah kanan serta luka pada bagian belakang kepala akibat pukulan benda keras, sedangkan Budi Setyawan mengalami luka tusuk pada bagian dada sebelah kanan dan kiri.

Diperoleh keterangan bahwa peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi pada sekitar pukul 01.00 wib saat Soleman dan Budi Setyawan (korban) beserta dua rekannya  selesai minum di warung milik Joni di komplek Calam dan bermaksud untuk pulang. Saat berjalan melewati depan warung Warmo, tiba-tiba seorang bernama Sus warga Pelutan yang telah minum miras dan sedang tiduran di depan warung merasa terganggu dan menuduh Soleman dan Budi Setyawan  yang telah mengganggu. Kemudian Sus menarik kedua orang tersebut ke dalam warung,dan berusaha menghasut teman-temanya yang masih pesta miras. Tanpa menunggu lama Sus dan tujuh rekanya beramai-ramai mengeroyok dan menganiaya Soleman dan Budi Setyawan dengan alat senjata tajam dan botol miras, hingga berakibat Soleman mengalami beberapa luka tusuk benda tajam dan luka-luka di kaki kanan dan kiri, dan meninggal dunia di TKP,sedangkan Budi Setyawan mengalami luka serius akibat beberapa tusukan di dada kanan dan kiri, kemudian meninggal dunia di Rumah Sakit sesaat setelah mendapatkan perawatan medis.

Tim Buser Sat Reskrim Polres Pemalang dipimpin langsung oleh Kapolres Pemalang AKBP DEDI WIRATMO, S.I.K. berhasil menangkap pelaku yaitu Suryo Utomo(17) warga Jl. Sonokeling Rt 04 Rw 002 Kel. Pelutan pada pukul 04.30wib. Kemudian pada pukul 05.30 Wib berhasil menangkap Bagus Strisno (23) warga kelurahan Pelutan dan sekitar pukul 10.00 Wib berhasil menangkap Aris M (23) warga kelurahan Pelutan Pemalang. Sedangkan lima orang pelaku lainya yang identitasnya telah diketahui petugas, masih dalam pengejaran tim Buser Sat Reskrim Polres Pemalang.

Kapolres dalam wawancaranya dengan beberapa media elektronik dan cetak menghimbau agar para pelaku yang masih melarikan diri/sembunyi segera menyerahkan diri ke Polres Pemalang. Adapun ketiga tersangka yang berhasil ditangkap, saat ini masih dalam pemeriksaan intensif oleh penyidik Sat Reskrim Polres Pemalang. Petugas juga mengamankan sebuah sarung pisau, pecahan botol miras dan 4 unit sepeda motor sebagai barang bukti. Sedangkan latar belakang kejadian tersebut masih didalami oleh Penyidik Sat Reskrim Polres Pemalang. (hp)

Pos ini dipublikasikan di daerah, Hukum, Pemalang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s