Berdalih Melindungi Warganya, Sekdes Tegalsari Barat Digerebeg Warga

Pemalang – Bertamu hingga larut malam , Sekdes Tegalsari Barat Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang, Edi Setio Gunawan (Edi SG) digerebeg warganya sendiri. Dia tidak bisa berbuat apa-apa ketika warga beramai-ramai menggerebek rumah Titi Indarti (33), seorang janda yang juga sebagai warga Tegalsari Barat Rt.01/Rw.06 yang menjadi tempat bertamu dan diduga melakukan perbuatan asusila. Kejadian pada Senin malam (06/10) sekitar pukul  23.00 WIB itu akhirnya diketahui oleh Kepala Desa beserta Muspika Kecamatan Ampelgading yang datang setelah mendpaat laporan dari warga.

Menururt penuturan Kadus Tegalsari Tarsono, bahwa saat itu ia yang  tidak bisa tidur karena udara terasa panas, keluar rumah dalam  posisi memakai sarung. Sesaat kemudian ada salah satu warga, Ahmadi melapor bahwa di rumah Titi Indarti ada tamu laki-laki sampai larut malam. Atas laporan itu, kemudian keduanya menuju ke rumah Titi Indarti untuk memastikan betul tidaknya laporan tersebut. Setelah sampai di rumah Titi Indarti ternyata benar, bahkan salah satu warga lainnya yaitu Winarso yang kebetulan membawa battery senter menyoroti seluruh ruang kamar dan Edi SG sang Sekdes berada diatas plafon rumah milik Titi Indarti. Karuan saja, karena yang tertangkap basah ternyata perangkat desanya, kemudian Edi SG diseret keluar. Wargapun semakin banyak berdatangan untuk melihat kejadian itu.

Sementara oknum Sekdes yang sedang ditangani oleh Kadus tarsono, salah satu warga ada yang mengontak Kepala Desa Tegalsari Barat dan tidak lama kemudian kepala desa datang. Wargapun sudah merasa jengkel
dan ingin melampiaskan kejengkelan mereka kepada oknum Sekdes yang telah membuat aib didesanya. Namun lagi-lagi Kadus dan kepala desa melerainya, hingga petugas dari Muspika Kecamatan Ampelgading datang setelah dihubungi oleh warga.

“Begitu oknum sekdes ketangkap dan warga berdatangan, saya tidak bisa mengatasinya, makanya saya meminta pak Kades datang yang tidak lama kemudian dari Muspika juga datang”, tutur Tarsono.Dari pukul 23.00 WIB saat diketahui oknum Sekdes ketangkap basah oleh warga sampai dengan pukul 02.00 WIB warga seakan tidak bisa dikendalikan, bahkan menurutnya ada beberapa warga dengan posisi lampu dimatikan melemparkan pukulan ke oknum Sekdes tanpa diketahui siapa pelakunya. Hingga akhirnya pada pukul 03.00 WIB, Edi SG sang Sekdes dibawa ke Mapolsek Ampelgading untuk diamankan.

Di hadapan Muspika dan warga, perangkat desa yang berada di wilayah Dusun Tegalsari RT.01 RW.06 Desa Tegalsari Barat satu dusun dengan Titi Indarti mengakui bahwa dia bertamu hingga larut malam. Dia juga berdalih bahwa lamanya bertamu hingga larut malam terhadap seorang janda yang ditinggal mati suaminya itu karena ingin melindunginya, karena menurutnya ada yang mau mengganggu dan mengancamnya. Edi SG juga sempat membuat surat pernyataan diatas materai yang isinya hanya ‘Saya minta maaf’ itu saja, dan oleh warga surat pernyataan itu tidak dianggapnya karena walaupun dengan dibubuhi materai tidak ada kejelasan pernyataan itu ditujukan kepada siapa.

Kepala Desa Tegalsari Barat, Prayitno saat dikonfirmasi membenarkan bahwa salah satu perangkatnya (Sekdes), Edi SG pada Senin malam (06/10) pukul 23.00 WIB melakukan perbuatan yang semestinya tidak dilakukan oleh seorang perangkat desa. Menurut Prayitno, sebelumnya beberapa warga juga ada yang sempat SMS ke nomor HPnya melaporkan bahwa ada oknum perangkat yang tunggon, selang beberapa menit warganya datang langsung ke rumah, bahkan setelah itu belum sempat mendatangi tempat yang dilaporkan warga, datang lagi warga dengan dua sepeda motor dan diapun langsung mengecek ke lokasi, dan benar adanya.

Menurut Prayitno, saat lapor tersebut warga tidak menyebutkan siapa orang yang telah bertamu hingga larut malam ke janda itu, dan ternyata setelah di lokasi dan menanyakan kepada warga yang sudah berkumpul di tempat itu mereka serentak mejawab bahwa Sekdes Edi SG yang telah melakukan itu.

“Saya kaget dengan jawaban warga”, kata Prayitno.

Dengan perbuatan oknum Sekdes tersebut, warga meminta kepada kepala desa agar Sekdes Edi SG diberhentikan dari jabatannya, supaya menikahi Titi Indarti, janda yang diduga menjadi selingkuhannya dan jika tidak bisa diberhentikan, supaya dipindah tugasnya ke luar Desa Tegalsari Barat karena sudah membuat aib desanya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, bahwa oknum sekdes yang sudah beristri tersebut sering melakukan perbuatan serupa baik yang berada di rumah perempuan tersebut maupun ke luar rumah, warga sudah berkali-kali memberikan teguran dan saran terhadapnya, akan tetapi tidak digubrisnya. Yang menjadikan warga kesal dan sangat marah oknum sekdes tersebut merupakan orang yang terpandang yang disamping sebagai perangkat desa juga sebagai tokoh agama yang biasa mengisi pengajian atau khutbah jum’at. Dengan kejadian tersebut, saat ini Edi SG diamankan di Polsek Ampelgading sambil menungu proses selanjutnya

ket foto : rumah Titi Indarti yang digrebeg beberapa waktu lalu tampak lengang, Sementara Sekdes Edi SG diamankan di Polsek Ampelgading

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s