Diduga Selewengkan Keuangan Desa, Warga Gerudug Balai Desa Iser

SAM_2299

Pemalang (Reportase)  – Merasa ada dugaan penyelewengan yang dilakukan kepala desanya, warga desa Iser kecamatan Petarukan kabupaten Pemalang berduyun-duyun mendatangi Balai Desa Iser untuk bertemu dengan pemerintahan desa dan menanyakan kebenarannya (Selasa, 19/8). Warga yang dikoordinir oleh seorang tokoh masyarakat desa Iser, HM. Tjatro Suwondo mendatangi Balai desa sekitar pukul 13.00 wib, dengan tujuan akan meminta penjelasan dari pemerintah desa perihal dugaan penyalah gunaan dana keuangan desa sebesar Rp. 160.900.000,- yang pertanggungjawabannya tidak jelas.

Diperoleh  keterangan dari beberapa warga bahwa sebetulnya pada hari tersebut, pemerintahan desa Iser akan mengadakan rapat terkait dengan permasalahan yang disangkakan warga terhadap kepala desa Iser.

“Tadinya akan ada rapat antara pemerintah desa dan BPD mas, tapi tiba-tiba dibatalkan dan ditunda. Mungkin karena warga datang lansung dan ingin tahu kebenarannya, jadi rapat ditunda,” terang salah satu warga yang tidak mau disebut jati dirinya.

Sekalipun rapat pemerintahan desa Iser ditunda, warga tetap ngeyel untuk bertanya kepada kepala desa Iser Warsono, kemana dana-dana yang disangkakan tersebut digunakan. Warga sendiri merasa kurang puas atas penjelasan tersebut.

Kapolsek Petarukan, AKP Budi Setia Waspada, SH, dalam kesempatan tersebut menyampaikan kepada warga desa Iser untuk tetap berpikir jernih, tidak emosi dalam menyelesaikan masalah tersebut.

“Kalau setiap permasalahan selalu bertemu dan audiensi seperti ini tidak akan menyelesaikan masalah,” kata Budi kepada warga yang hadir.

Selanjutnya Kapolsek mengarahkan agar  warga masyarakat membuat surat pengaduan yang ditujukan ke pemerintah yang lebih tinggi, yaitu Bupati Pemalang lelalui Camat Petarukan.

Perwakilan warga HM. Tjatro Suwondo, yang juga mantan Kades Iser Petarukan saat dimintai keterangannya, menjelaskan kepada Rakyat Jateng bahwa warga sudah melayangkan surat ke Bupati Pemalang terkait hal tersebut tertanggal 15 Agustus 2014.

“Surat yang saya layangkan ke Bupati Pemalang mengenai dugaan-dugaan penyelewangan keuangan desa yang digunakan oleh Warsono (kepala desa). Dan kami ingin betanya kepada BPD khususnya, sampai dimana kelanjutan masalah tersebut,” terangnya.

 Selain itu lanjut Tjatro, atas dasar telah melanggar  aturan dan larangan kepala desa Bab VIII pasal 29 huruf c yang berbunyi : Melakukan perbuatan yang bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan atau bertentangan dengan norma-norma hidup yang berkembang dalam kehidupan masyarakat, serta melakukan perbuatan lain, yang dapat menghilangkan kepercayaan masyarakat terhadap tugasnya sebagai kepala desa,warga masyarakat Iser memohon kepada Bupati Pemalang untuk memberhentikan  Warsono sebagai Kepala Desa Iser. (hp)

Pos ini dipublikasikan di Brebes, Pemalang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s