Wereng Coklat Serang Tanaman Padi Warga

Foto : Reportase

Foto : Reportase

Pemalang (Reportase) – Hama wereng coklat (Nilaparvata Lugens) yang sangat mengganas akhir-akhir ini membuat sejumlah petani was-was, karena hal tersebut berpotensi bisa gagalkan panen bagi tanaman padi mereka yang rata-rata sudah berumur 80 sampai 90 hari dan dalam waktu dekat akan dilakukan pemanenan.Hama wereng tersebut menyerang tanaman padi dengan sangat cepat sekali, tak heran areal tanaman padi yang siangnya masih terlihat mulus, paginya sudah terlihat seperti terbakar dengan daun dan batang mengering.

Salah satu lokasi yang terkena hama wereng coklat adalah di Dusun Pangkah Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan. Areal tanaman padi seluas 3/8 bau milik Jami’ warga Pesadean Desa Pesantren Kecamatan Ulujami terlihat mengering pada bagian daunnya serta rusak pada batang bagian pangkalnya. Menurut  Risnoto, pekerja yang menyemprot tanaman padi tersebut, bahwa padi itu sudah terkena serangan wereng coklat sejak lima hari yang lalu. “Pemiliknya tidak tahu, bahwa ini sudah terkena wereng sejak 5 hari yang lalu”, katanya, Senin (04/08).

Disampaikannya, bahwa sejak pagi pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB ia sudah menghabiskan 8 tangki (ketel semprot) untuk membasmi wereng coklat yang menempel di batang dan daun padi. Padahal saat itu yang ia kerjakan baru separoh dari total tanaman padi yang akan di semprotnya. “Diperkirakan sampai selesai menghabiskan 14 tangki”, ujarnya.

Menurut Risnoto, bahwa hama wereng coklat sangat cepat sekali menyerang tanman padi, oleh karenanya jika tidak segera ditangani dengan cara disemprot denga obat pertanian oayng sudah direkomendasikan, maka tidak mustahil tanaman padi yang tinggal beberapa minggu bahkan beberapa hari lagi bisa gagal panen. “Hama wereng masuk ke sela-sela daun dan batang padi hingga menyerang sampai tanman itu benar-benar mati”, terangnya lagi.

Disampaikan, bahwa hama wereng coklat melanda hampir di wilayah pertanian di sebelah timur sungai Comal yaitu di Desa Mojo Kecamatan Ulujami. Di daerah seluruh areal pertanian terserang oleh hama wereng yang sangat ganas tersebut. Di wilayah Petarukan, wereng coklat menyerang di daerah-daerah tertentu seperti di Desa Pegundan bagian
timur, Desa Klareyan sebagain dan di Desa Kendaldoyong. “Kalau disini blok-blokan, tidak semuanya terserang”, pungkasnya. (hp)

Pos ini dipublikasikan di daerah, Ekonomi, Pemalang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s