Forum Masyarakat Peduli Desa Mojo Laporkan Kadesnya Ke Polres

SAM_1083
Pemalang (Reportase) – Diduga menyalahgunakan keuangan desa, Forum Peduli Masyarakat Desa (FPMD) Mojo kecamatan Ulujami kabupaten Pemalang membuat surat laporan yang ditujukan kepada berbagai pihak dengan tembusan ditujukan antara lain kepada Bupati Pemalang, Kejaksaan Negeri Pemalang, Polres Pemalang, Inspektorat, Ketua DPRD Pemalang, Komisi A DPRD Pemalang dan Camat Ulujami. Surat dengan nomor 04/FPMD/II/2014 yang terkirim tanggal 18 Pebruari 2014 berisi tentang dugaan penyalahgunaan keuangan desa oleh kepala desa Mojo, H. Warid Sutrisno sebesar Rp. 299.775.000,-
Dugaan-dugaan tersebut antara  lain terkait dana Alokasi ADD tahun 2013 yang sebagian belum direalisasikan. Besaran dana tersebut mencapai Rp. 97.225.200,- Selain itu FPMD dalam suratnya juga menduga bahwa bantuan APBD Pemalang sejumlah Rp. 100.000.000,- belum terealisasi. Semuanya ada 15 kasus yang termuat dalam surat tersebut yang menurut FPMD pertanggungjawabannya tidak jelas.
Kepala Desa Mojo H. Warid Sutrisno, saat ditemui diruang kerjanya (Senin, 28 April 2014) membenarkan bahwa dirinya telah dilaporkan oleh FPMD ke berbagai pihak atas dugaan penyalahgunaan keuangan desa Mojo. Kepala desa juga menjelaskan bahwa dugaan-dugaan tersebut sudah dia  jawab pada saat rapat yang diselenggarakan oleh Bapermas-KB kabupaten Pemalang pada hari Sabtu tanggal 5 April 2014, bertempat di kantor kepala desa Mojo.
“Semua sudah saya jawab dan jelaskan pada saat rapat. Bahkan saya tindak lanjuti dengan jawaban secara tertulis yang ditujukan kepada FPMD Mojo tertanggal 7 April 2014,” ungkapnya.
Menurut Warid  masalah ini hanyalah kurangnya komunikasi  antara dirinya dengan masyarakat yang menamakan dirinya FPMD. Untuk selanjutnya, Warid Sutrisno yang baru dua tahun menjabat sebagai kades Mojo ini berharap bahwa semua komponen masyarakat bisa bersatu padu, bersama-sama membangun desa Mojo. Kalaupun ada permasalahan, bisa dibicarakan dengan cara yang baik, santun dan penuh etika. Dirinya juga siap untuk diingatkan apabila di dalam pekerjaannya  ada yang menyimpang dari rel yang sudah ada.
Sementara itu Ketua FPMD Mojo Budi Raharjo saat ditemui di kediamannya juga membenarkan kalau kepala desa Mojo sudah memberi jawaban terkait dugaan-dugaan yang disampaikan oleh FPMD.
“Benar mas, sudah ada jawaban. Tapi itu tidak menjadikan kami begitu saja bisa menerima. Banyak kejanggalan disini. Kenapa proyek-proyek yang kami duga belum dilaksanakan koq tiba-tiba dilaksanakan setelah ada laporan dari masyarakat?” jelas budi dengan penuh tanya.
Budi juga menjelaskan bahwa terkait laporan tersebut, pihaknya sudah dipanggil unit tipikor Polres Pemalang untuk dimintai keterangan. Dirinya juga diundang dalam rapat bersama Bappermas KB pada tanggal 5 April yang lalu. Saat itu dirinya juga diharapkan untuk bisa menerima jawaban dari kepala desa dan segera mencabut laporannya.
“Saya belum bisa menjawab permintaan Bappermas KB saat itu. Saya harus musyawarah dahulu dengan semua anggota forum,” kata budi saat dirinya diminta untuk mencabut laporannya di polres Pemalang.
Ditambahkan pula bahwa dirinya selaku ketua FPMD Mojo sering didatangi oleh berbagai pihak untuk segera menyelesaikan masalah ini dengan mencabut laporan di polres. Bahkan menurut budi, dirinya sempat diiming-imingi untuk perbaikan rumah. Tetapi ada juga  yang mengatakan bahwa dirinya bisa dituntut balik karena perbuatan pencemaran nama baik.
“Yang menentukan benar atau salah adalah hakim nanti di pengadilan, dan saya akan menghormati putusan pengadilan. Pada dasarnya masyarakat menghendaki permasalahan ini menjadi terang dan jelas,” kata budi dengan tegas. (Hp)
Pos ini dipublikasikan di daerah, Hukum, Pemalang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s