Fadia Arofiq Tinjau Jalan Rusak

tinjau_jalan_rusak copyPekalongan (Fajar Indonesia) – Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyiapkan anggaran yang mencapai 92 milyar lebih untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan jembatan rusak yang ada di Kabupaten Pekalongan pada  tahun 2014. Anggaran yang tersedia rencananya akan dialokasikan untuk pembangungan jalan baru dan pemeliharaan jalan yang rusak ringan hingga berat yang ada di Kecamatan atas hingga kecamatan bawah. Hal tersebut disampaikan wakil bupati Pekalongan Fadia Arofiq, saat melakukan tinjauan ke lokasi jalan-jalan rusak di wilayah Karanganyar, Sragi, Kesesi kabupaten Pekalongan (Selasa, 29/4).

“Jalan yang ada di Kabupaten Pekalongan sepanjang 500 km lebih, yang rusak mencapai 100 km dan saat ini sudah dimulai perbaikan serta proses pelelangan untuk paket kegiatan,” jelas Fadia Arofiq.

Disampaikan juga bahwa perbaikan ini dalam rangka melayani masyarakat untuk percepatan pembangunan, dan akan menjadi penting karena pembangunan dan perbaikan tersebut menjadi kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari. Pihak Pemkab juga telah menindaklanjuti masukan dari masyarakat tentang kondisi jalan di wilayah kabupaten Pekalongan, dan berharap agar media bisa bekerja sama dalam hal pemberitaan dan penyampaian informasi ke masyarakat.

“Penyediaan sarana dan prasana jalan yang nyaman adalah skala priorotas utama pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk masyarakat sesuai slogan yang selama ini kami sampaikan bahwa  dalane alus rejekine mulus, ” tandasnya.

Sementara itu Kepala DPU Kabupaten Pekalongan Drs. Sudiarto pada kesempatan yang sama menyampaikan bahwa paket pembangunan jalan jembatan saat ini sebagian besar masih pada proses pelelangan di Unit Layanan Pengadaan ( ULP). Tahun anggaran tahun 2014 diperkirakan ada sekitar 150 paket untuk pembangunan jalan dan jembatan yang ada di Kabupaten Pekalongan sebagai upaya percepatan sarpras jalan jembatan. Adapun beberapa prioritas pembangunan jalan di Kecamatan atas seperti daerah Klesem, Bodas kecamatan Kandangserang, Simego Kecamatan Petungkriyono, serta beberapa jembatan di daerah kecamatan Kajen juga menjadi prioritas yang dibangun akibat terkena banjir bandang. (red)

Pos ini dipublikasikan di daerah, Kajen. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s