KTT Sarwodadi Dinilai Tim Provinsi

KTT copy

Pemalang (Reportase) – Kelompok Tani Ternak (KTT) Desa Sarwodadi kecamatan Comal Kabupaten Pemalang dinilai Tim penilai lomba KTT tingkat Provinsi Jawa Tengah (Selasa, 28/4/2014) . Penilaian dilakukan untuk mencari KTT  terbaik di Jawa Tengah untuk kemudian mewakili Jawa Tengah maju ke tingkat Nasional.

Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Pemalang, Ir.Supriyantopo pada acara tersebut mengatakan bahawa KTT Sarwodadi telah mengikuti lomba KTT tingkat Provinsi Jawa Tengah sejak tahun 1990, namun belum mampu meraih juara pertama atau terbaik I, hanya mampu meraih juara II. Dalam kesempatan tersebut pihaknya berharap pada tahun ini, KTT Sarwodadi yang mengembangkan ternak itik tersebut mampu meraih juara I tingkat Provinsi Jawa Tengah, sehingga pada gilirannya berhak mewakili Jawa Tengah ke tingkat Nasional.

Sementara di tempat yang sama Ketua Tim penilai KTT Provinsi Jawa Tengah, drh.Saiful latif, mengaku kagum melihat semangat anggota KTT Sarwodadi dalam menghadapi penilaian. Hal tersebut bisa dilihat saat mereka menyambut kedatangan tim di balai desa Sarwodadi. Tim penilai menemukan berbagai  kelebihan yang dimiliki oleh KTT Sarwodadi dan  tidak dimiliki oleh KTT di daerah lain selama pihaknya melakukan penilaian. Mulai dari cara pemyambutan tim, buku profil KTT yang baik dan menarik untuk dibaca, paparan oleh ketua KTT yang dinilai pantas untuk ditampilkan, inovasi olahan hasil ternak dalam  bermacam bentuk  variasi juga dilakukan oleh anggota.

Kelebihan-kelebihan tersebut, kemudian akan dipadukan dengan penilaian ke dalam atau secara administrasi, yang meliputi  antara lain, cara pembibitan, pengembangan , pengolahan hasil produksi , perolehan bahan pakan  dan seberapa jauh KTT tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.
Di lokasi kawasan budidaya itik desa Sarwodadi tim penilai juga menemukan suasana lain, yaitu kawasan yang di penuhi kandang dan hewan ternak namun tidak tercium bau itik atau kotoran itik. Hal tersebut dikarenakan mengunakan tehnologi tepat guna hasik temuan peneliti dari Unsoed Purwokerto yang diinformasikan Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Pemalang, dalam melakukan pembinaan kepada KTT di wilayah setempat.(Hp)

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s