Dilarang Berjualan, Pedagang Unjuk Rasa

Petugas satpol pp sedang menertibkan pedagang pasar tiban (foto:Reportase)

Petugas satpol pp sedang menertibkan pedagang pasar tiban di jalan veteran Pekalongan (foto:Reportase)

Kota Pekalongan (Reportase) – Ratusan pedagang pasar tiban di Jalan Veteran Pekalongan kota berunjuk rasa karena dilarang berjualan di sepanjang jalan tersebut (Rabu, 26/3). Hal ini bermula pada saat para pedagang pasar tiban hendak membuka lapak mereka seperti biasa, akan tetapi dilarang oleh petugas Satpol PP, dinas perhubungan dan polresta. Para petugas berdalih melaksanakan tugas berdasar Perda no 5 tahun 2013 tentang ketertiban umum. Ketegangan antara petugas dan pedagang pun sempat terjadi.

Diperoleh informasi bahwa pedagang pasar tiban yang berada di jalan veteran Pekalongan dalam melaksanakan aktivitasnya menggunakan bahu jalan dan itu mengganggu pengguna jalan. Pihak pemerintah juga sudah menyiapkan tempat yang baru bagi para pedagang pasar tiban.

Ketua paguyuban pasar tiban kota Pekalongan, Arifianto saat ditemui membenarkan kalau pemkot Pekalongan akan merelokasi pedagang pasar tiban yang berada di jalan veteran.

“Kami memang sudah pernah bertemu dengan pak walikota sebanyak dua kali, membahas tentang rencana relokasi tersebut. Tapi teman-teman pedagang merasa keberatan dengan titik relokasi yang diberikan oleh pemkot. selain tempatnya yang jauh dari keramaian, tempatnya juga kurang strategis, bahkan kalau hujan sering tergenang air,” jelas Arifianto.

Ditambahkan juga bahwa sebenarnya pihak pedagang bersedia direlokasi, tetapi ditempat yang layak dan strategis.

“Kita mau kok untuk berdiskusi dalam menentukan tempat, tapi pihak pemkot rupanya yang tidak mau mendengar kami para pedagang,” jelasnya dengan nada tinggi.

Arifianto juga memberikan informasi bahwa pemkot memberikan batas waktu sampai dengan tanggal 31Maret 2014, untuk membersihkan jalan veteran Pekalongan dari pedagang pasar tiban.

“Kami pada hari minggu besok (30maret 2014) tetap akan melakukan aktivitas seperti biasa, yaitu berjualan. karena di sini kami berjualan hanya pada hari minggu sore dan hari rabu sore,” jelasnya. (Hp)

Pos ini dipublikasikan di daerah, Pekalongan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s