Pohon Besar Tumbang Menimpa 2 Rumah Penduduk

Pohon asem yang berusia ratusan tahun roboh menimpa rumah penduduk (foto : Reportase)

Pohon asem yang berusia ratusan tahun roboh menimpa rumah penduduk (foto : Reportase)

Pemalang (Reportase) – Pohon Asem yang diperkirakan usianya sudah lebih dari 500 tahun di desa Padeg kecamatan Ulujami kabupaten Pemalang tumbang tadi pagi sekitar pukul 08.15 wib (Senin, 10 Maret 2014).  Tumbangnya pohon tersebut menimpa 2 rumah milik warga yaitu rumah bu karti dan pak Kasan, di wilayah rt 15/rw 5. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Salah satu warga yang mengetahui kejadian tersebut menuturkan bahwa pohon dengan diameter sekitar 3 meter tersebut memang sudah tua dan berlubang pada batang bagian bawah (bogol), itu roboh mengenai 2 rumah warga.  Dijelaskan juga robohnya pohon yang ke arah rumah pak Kasan mengakibatkan putusnya kabel listrik, sehingga terjadi pemadaman.

Musibah tersebut langsung ditanggapi oleh pemerintah desa Padeg beserta warga setempat. Kepala desa Padeg, Minaroh mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah yang lebih tinggi guna penanganan secepat mungkin.

“Hal utama yang kami lakukan adalah segera memotong pohon tersebut. Karena selain menimpa 2 rumah warga, juga karena tumbangnya pohon menghalangi jalan, dan untuk selanjutnya termasuk perbaikan rumah yang hancur terkena robohan pohon akan kita pikirkan lebih lanjut karena memerlukan berbagai pihak,” jelas minaroh.

Dijelaskan juga bahwa pemerintah desa sudah lapor ke PLN terkait kabel listrik yang putus untuk segera diperbaiki. Pihaknya juga memfasilitasi warga untuk mengadakan do’a bersama yang diadakan tepat pertigaan jalan desa, tidak jauh dari pohon tersebut tumbang. Menurutnya, do’a bersama ini murni inisiatif tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga sekitar.

“Ini hanya do’a bersama warga padeg untuk meminta kepada Tuhan agar seluruh warga desa diberikan keselamatan, terhindar dari musibah apapun. Jadi jangan dikait-kaitkan dengan hal-hal mistis terkait tumbangnya pohon asem,” jelasnya.

Tampak ratusan warga berdatangan untuk mengikuti do’a bersama. Diperoleh informasi bahwa semua akomodasi seperti nasi untuk selamatan, minuman mineral, semuanya hasil iuran warga secara suka rela. (Hp)

Pos ini dipublikasikan di daerah, Pemalang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s