Ratusan Botol Miras Oplosan Disita Polisi

Kapolres Pemalang AKBP Dedi Wiratmo, S.I.K di dampingi Kasubbag Humas Polres AKP Harsono, S.H saat menunjukkan barang bukti (foto:Reportase)

Kapolres Pemalang AKBP Dedi Wiratmo, S.I.K di dampingi Kasubbag Humas Polres AKP Harsono, S.H saat menunjukkan barang bukti (foto:Reportase)

Pemalang (Reportase) – Di awal tahun 2014 ini, Polres Pemalang lebih giat melakukan operasi rutin yaitu operasi penyakit masyarakat (pekat), mengingat sebagaimana pemberitaan media diberbagai daerah, miras oplosan sudah sering menelan korban jiwa. Hal ini yang mendorong Polres Pemalang lebih giat melakukan pembersihan terhadap minuman keras, terlebih lagi jenis brangkal dan oplosan.

Dari kegiatan operasi rutin yang lebih digiatkan, dari awal bulan januari 2014 polres Pemalang berhasil menyita ratusan liter miras jenis brangkal dan oplosan, serta menangkap dan menyidangkan penjualnya. Hal ini dikemukan Kapolres Pemalang dalam kegiatan pers rilis di aula Polres Pemalang (Senin 13/1)

Kapolres Pemalang AKBP Dedi Wiratmo, S.I.K melalui Kasubbag Humas polres AKP Harsono, S.H menjelaskan bahwa dalam bulan Januari 2014, Polres Pemalang telah sedikitnya menyita barang bukti dan menyidangkan 5 (lima) orang pelaku/penjual miras jenis brangkal dan oplosan. Adalah Tabri bin Suryadi (75) alamat kelurahan Wanarejan Rt.01/Rw.02, disidangkan pada hari Kamis tanggal 2 Januari 2014,  Rusni binti Tarjuki (45) warga dukuh Gumelem kelurahan Mulyoharjo Pemalang, disidang pada hari Senin tanggal 6 Januari 2014, Kodrat (58) warga kelurahan Pelutan Pemalang. Ketiga penjual miras tersebut sama-sama divonis oleh PN Pemalang hukuman kurungan selama 1 (satu) minggu dengan masa percobaan 3 (tiga) bulan. Sedang Pada hari ini, Senin tanggal 13 Januari 2014 PN Pemalang  masih menyidangkan Wahyono (50) alamat Jl. RE Martadinata kelurahan Pelutan Pemalang dan Sunarti (42) alamat jl. Veteran komplek pasar pagi kelurahan Mulyoharjo Pemalang.

Dari para tersangka berhasil disita barang bukti berupa miras jenis brangkal sebanyak 199 liter dan sebagian sudah dikemas ke dalam botol bekas air mineral ukuran 600 ML sebanyak 115 botol. Mereka dijerat dengan pasal 13 Peraturan Daerah Kabupaten Pemalang Nomor 04 Tahun 1983 tentang menjual minuman keras tanpa ijin.

Kapolres juga menegaskan bahwa kegiatan penertiban ini tidak akan berhenti, melainkan akan terus menerus dilakukan penindakan. Disamping itu juga dihimbau kepada warga masyarakat yang sudah terbiasa mengkonsumsinya agar berhenti, karena selain membahayakan bagi kesehatan tubuh juga tidak ada manfaatnya. Lebih lanjut dikatakan, bahwa untuk seluruh warga masyarakat yang mengetahui adanya perdagangan dan penyalahgunaan miras, dihimbau agar segera menginformasikan ke polri terdekat.  Kerahasiaan pelapor akan dijamin dan pastinya akan segara ditindak lanjuti. (*)

Sumber : Humas Polres Pemalang

Editor : Hp

 

Pos ini dipublikasikan di daerah, Hukum, Pemalang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s