SMP N 1 Bodeh Pemalang Berprestasi Layaknya RSBI

kepsek

Kepala Sekolah SMP N 1 Bodeh

Pemalang (Reportase),-KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) dengan standar kurikulum 8 jam, masih dirasakan oleh beberapa kalangan belum bisa mencapai hasil yang maksimal. Maka diperlukan pemikiran-pemikran yang baru rangka pengembangan dan peningkatan mutu atau kualitas pendidikan. Hal tersebut yang rupanya sedang dan masih dikembangkan oleh SMP Negeri 1 Bodeh kabupaten Pemalang.

Adalah Tri Doyo Basuki, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Bodeh yang pada saat ini masih melanjutkan program peningkatan mutu pendidikan di sekolah yang dia pimpin. Beredar pemahaman dikalangan akademisi, eksekutif maupun legislatif, bahwa SMP N 1 Bodeh melaksanakan kegiatan penjaringan siswa berprestasi lewat “Sekolah Model” yang notabene sekolah tersebut hampir mirip dengan RSBI. Kepada Reportase, Basuki menjelaskan bahwa sebenarnya program ini bukan sekolah model seperti yang masyarakat pahami selama ini. Kepala Sekolah sebelumnya mempunyai gagasan untuk mengadakan program pengembangan jam belajar di luar program kurikulum reguler KBM 8 jam. Pada awalnya kegiatan ini baru diadakan hanya  untuk 2 mata pelajaran yaitu bahasa inggris dan IT. “Jadi bukan sekolah  model, tapi program pengembangan berupa penambahan jam mata pelajaran di luar KBM. Dan ini pun tidak semua siswa diwajibkan mengikuti program ini” jelasnya.

Sementara itu Purwoko HB, anggota Komisi D DPRD kabupaten Pemalang saat dikonfirmasi warta pantura menjelaskan, kami memang sudah mengkaji lebih lanjut. Pemerintah dalam hal ini dinas pendidikan juga memahami bahwa ini bukan sekolah yang mengembangkan pendidikan model RSBI. Disampaikan pula bahbwa pihak sekolah tidak memungut biaya apapun dari wali murid. Ini semua murni swadana dari wali murid. “Bahkan sampai pengadaan kursi meja, mereka wali murid sendiri yang membeli”, jelas Purwoko.

Saat ini siswa yang mengikuti program pengembangan prestasi di kelas VII sebanyak 30 siswa, kelas VIII 30 siswa, Kelas IX 30 siswa dengan fasilitas  laboratorium bahasa, ruang komputer dengan ruang ber AC dan dilengkapi dengan audio visual. Prestasi yang sudah diraih dengan program ini antara lain grup karawitan SMP N 1 Bodeh sudah dikenal di tingkat nasional. Beberapa waktu lalu grup ini diundang di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), kemudian candi Borobudur, dan juga TVRI untuk menampilkan kepiawaian grup ini. Dari cabang olah raga prestasi yang diperoleh diantaranya sebagai juara umum Poda, Jelas Basuki di akhir wawancara (bowo/rep)

Pos ini dipublikasikan di Pendidikan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s