Debt Colector Di Keroyok Massa

Image

Debt collector korban pengeroyokan massa

Pemalang-Dua orang bernama Mathori (33) warga Desa Simbang Kulon Kecamatan Buaran dan Fahrozi(45) warga Kelurahan Kedungwuni harus terbaring di Rumah Sakit Azhari Pemalang dengan beberapa luka lebam di wajahnya. Dua orang yang mengaku sebagai debt collector itu mejadi korban pengeroyokan oleh sekelompok warga dari desa Pedagung, kecamatan Bantarbolang kabupaten Pemalang, Sabtu (8/12).

Dari informasi yang berhasil dihimpun, aksi pengeroyokan itu berawal ketika  lima orang debt collector  datang kerumah Karyoto (52) warga desa Pedagung, kecamatan Bantarbolang pada pukul 15.00 wib. Kemudian lima orang debt colector itu langsung mengecek sepeda motor suzuki Satria FU warna merah dengan nomor polisi G2738 GM milik Agus Sukirman yang di parkir di rumah tersebut.

“Mereka  menanyakan surat-surat sepeda motor tersebut. Saya tak tahu menahu masalah sepeda motor ini, karena ini milik menantu saya”, ujar Karyoto pada wartawan.

Selain itu, Karyoto juga sempat mengancam akan melaporkan tindakan perampasan ini ke Polsek setempat, namun tiga orang dari lima debt collector itu tidak menggubris dan langsung merampas sepeda motor tersebut kemudian dibawa kabur. Akhinya Karyoto meminta bantuan poldes (polis desa) membawa dua orang debt collector lainnya  yang di ketahui bernama Mathori (33) warga desa Simbang Kulon kecamatan Buaran dan Fahrosi (45) warga kelurahan Kedungwuni ke balai desa Pedagung  untuk menjelaskan kronologis perampasan.

Namun karena emosi, massa yang sudah berkurumun di balai desa pun langsung memukuli pelaku beramai-ramai hingga babak belur. Bahkan tidak hanya itu, massa yang marah, langsung merusak sepeda motor milik pelaku, dibakar dan kemudian di lempar kejurang.
Peritiwa pengeroyokan itu baru reda setelah polsek bantarbolang mendapat laporan kejadian tersebut dan menerjunkan anggotanya sekira pukul 19.20 wib. Namun kondisi kedua pelaku sudah kritis dan langsung di bawa ke rumah sakit Azhari Pemalang. (copas wp)

Pos ini dipublikasikan di daerah, Pemalang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s